Kaifiyat Sholat Tasbih

No Comments Informasi

Menurut pendapat jumhur ulama bahwa hukum sholat tasbih adalah sunah. Namun, ada juga yang berpendapat sholat tasbih hukumnya tidak sunah karena hadits tentang sholat tasbih dianggap tidak sahih bahkan maudhu’.

Sebagian ulama pengikut Mazhab Syafi’i menyatakan sholat tasbih dihukumi sunah oleh. Hal ini didasarkan pada sebuah hadits riwayat dari jalur Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan sholat tasbih kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib.

“Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman, aku beri, aku ajari 10 macam kebaikan yang dapat menghapus 10 macam dosa? Jika paman mengerjakan hal tersebut, Allah akan mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal maupun yang akhir, baik yang sudah lalu maupun yang akan datang, baik yang disengaja maupun tidak, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang samar maupun yang terang-terangan.”

“10 macam kebaikan itu adalah, paman mengerjakan sholat 4 rakaat, dan setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat, apabila selesai membaca itu, dalam rakaat pertama dan masih (dalam posisi) berdiri, bacalah “Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar” sebanyak 15 kali, lalu rukuk, dan dalam rukuk membaca bacaan seperti sebanyak 10 kali, kemudian mengangkat kepala dari rukuk (iktidal) juga membaca itu 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, setelah itu mengangkat kepala dari sujud (duduk di antara dua sujud) juga membaca 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, jumlahnya ada 75 kali dalam setiap rakaat, paman dapat melakukannya dalam 4 rakaat.” (HR. Abud Dawud).

Sedangkan menurut mazhab Hambali sholat tasbih tidak boleh dilakukan karena menganggap haditsnya dhoif dan boleh mengamalkan hadits dhoif dalam soal fadhilah amal (keutamaan amal).

Solat Sunat Tasbih: Cara dan Panduan Lengkap - Aku Muslim
source gambar : akumuslim.asia

Niat Sholat Tasbih

Adapun niat sholat tasbih adalah sebagai berikut :

Ushalli sunnat tasbihi arba’a rak’atin lillaahi ta’aala

Artinya : “Aku menyegaja sholat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala”

Tata Cara Sholat Tasbih

Adapun kaifiyat atau tata cara sholat tasbih adalah sebagai berikut ini :

  • Takbiratul Ihram
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Quran yang dihafal

Membaca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 15 kali

  • Ruku

Usai membaca doa ruku dan sebelum bangun itidal baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Itidal

Lalu Baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Sujud Pertama

Usai membaca doa sujud baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Duduk diantara dua sujud

Setelah membaca doa duduk diantara dua sujud  baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Melakukan sujud kedua

Setelah membaca doa sujud baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Berdiri lagi untuk melakukan rakaat kedua

Dalam posisi duduk sebelum bangun untuk melakukan rakaat kedua baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali

  • Lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama

Pada rakaat terakhir sebelum salam, baik rakaat kedua maupun keempat, sebelum salam baca tasbih (subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar) 10 kali sehingga genaplah tasbih diucapkan 75 kali dalam rakat tersebut.

  • Doa Sholat Tasbih

“Subhanakallahumma wa bihamdika wa tabaraka ismuka wa ta’aalaa jadduka laa ilaaha ghairuka. Subhaanallaahi wal-hamdulillaahi wa laa ilaaha illaallaahu wallaahu akbaru.”

(Maha Suci Engkau ya Allah dengan memuji-Mu nama-Mu begitu agung dan Zat-Mu Mahatinggi, Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *